[ RECIPE ] Rempeyek Kacang ( Indonesian Peanut Crackers )

by - Thursday, February 07, 2019


rempeyek kacang


Karena sebelumnya sudah berbagi resep Pecel yang tak direncanakan, maka sekalian kali ini saya bagikan resep rempeyek kacang ala ibu saya. Kebetulan ibu saya minggu lalu juga membuat rempeyek kacang lumayan banyak, hingga 2 toples besar. Haha. Gara-gara di rumah tidak ada yang tidak suka rempeyek, jadi pasti habis.


Rempeyek biasa dikenal sebagai pelengkap makan pecel, berupa gorengan tipis tepung dengan kacang, teri atau udang. Kalau isiannya berupa kacang dan teri kecil biasanya hasilnya kering, dan saya lebih suka yang versi ini, selain lebih murah juga lebih membuat bersemangat kalau buat makan.

Kali ini yang saya bagikan adalah resep rempeyek kacang, karena memang sedang berlimpah kacang di rumah. Tidak ada teri maupun udang, jadi simply adonan rempeyek dan kacang. Hihi.

Proses pembuatannya lebih lama daripada proses memakannya. 


Mungkin karena penggorengan yang dipakai di rumah  hanya satu dan berukuran biasa. Bisa lebih cepat lagi kalau pakai penggorengan yang super besar seperti yang dimiliki tukang jual gorengan dan jumlahnya lebih dari satu.

Tips membuat rempeyek, tidak ada. Haha. Ibu saya bilang begitu. Sesuai selera sih, mau rempeyek yang gurih saja, agak asin atau biasa saja. Hanya perlu digoreng sampai keemasan, biar renyah dan awet disimpan dalam toples. 

Oh iya, sebelumnya kacang tanah yang digunakan harus digoreng terlebih dahulu, kemudian dibelah jadi 2 ya, biar tidak mecungul mecungul banget di rempeyeknya.


Rempeyek Kacang

Bahan-bahan :
Kacang tanah goreng yang sudah dibelah 2
300 gr tepung beras
50 gr tepung kanji
1 butir telur, kocok
3 lembar daun jeruk, iris tipis
Air secukupnya
Minyak goreng

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
1 sdt kunyit bubuk
1 sdm ketumbar bubuk
5 lembar daun jeruk
Garam secukupnya
Gula pasir secukupnya

Cara membuat :
1. Haluskan bumbu halus, kemudian campur dengan telur yang telah dikocok. Masukkan tepung beras, tepung kanji dan air. Aduk rata. Untuk jumlah airnya secukupnya, yang bisa membuat adonan cukup encer namun tidak terlalu  encer.
2. Dalam proses ini biasanya bisa dicicipi, apakah rasanya sudah cukup atau belum, kalau belum tinggal kasih bumbu yang kurang saja.
3. Masukkan potongan kacang dan daun jeruk. Aduk rata kembali.
4. Panaskan minyak goreng dalam wajan.  Tuang sesendok makan adonan ke pinggir wajan. Geser ke tengah wajan, begitu dirasa permukaan bawahnya cukup kering, lanjutkan menuang adonan sesuai kapasitas wajan. Goreng rempeyek hingga keemasan. Angkat dan tiriskan.
5. Setelah itu rempeyek bisa disimpan dan toples dan dimakan hingga berhari-hari berikutnya.

Beberapa rempeyek yang umum dijumpai di daerah saya menggunakan santan dalam bahan-bahannya. Namun, karena santan lama-kelamaan bisa menghasilkan rasa agak sengir di lidah (mungkin karena proses penggorengan), jadi ibu saya tidak pakai santan.

You May Also Like

9 comments

  1. İnteresting recipes 😊 thanks for your sharing 😊

    ReplyDelete
  2. Saya selalu gagal goreng rempeyek, karena pas adonan dibuat agak kental, pas digoreng jadinya tebel, itu gimana ya biar ga terlalu tebel mba lala?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin jumlah airnya harus ditambahi biar agak encer, dan waktu menuang adonan ke wajan, dikit saja biar tidak terlalu tebal mbak :D

      Delete
  3. Ditempat orang tua ku juga ada makanan sejenis rempeyek ini mbak tapi topingnya pake ikan atau udang yg kecil2... Sebutannya "grejeg" :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. info baru nih buat saya :D ada makanan sejenis rempeyek di tempat lain :D

      Delete
  4. Loh sama mbak, ibuku juga nggak pernah pake santan kalo buat rempeyek.

    ReplyDelete
  5. Makanaaaan paporite. Tapi kalo bikin sendiri gak pernah renyah, jadi beli aja deh. Hahahaaa....

    ReplyDelete

Please send your comments using Google account or blog URL, so that I can visit your blog next time :) Thank you

This Blog is protected by DMCA.com
DMCA.com for Blogger blogs